Pagi buta saya di bangunkan untuk segera berangkat dari kampung Praijing menuju Kampung Ratenggaro. Kalau saya cari cari di google sih jaraknya sekitar 70Km. Perbedaan antara kampung tersebut, kalau kampung Praijing suhunya dingin karena berada di dataran tinggi tapi kalau Kampung Ratenggaro berada di pesisir pantai Ratenggaro dan inilah Pesona Kampung Adat Ratenggaro Sumba

D810, AF-S 85mm f/1.4

Nikon D810 AF-S 14-24mm f2.8 || 14mm, 1/30, f/7.1, ISO-50 ||
Mau coba explore sendiri juga takut terperosok dalam semak-sema. Akhirnya sambil mendengar irama deburan khas ombak air laut yang sedang surut, saya menunggu muncul temaram terbitnnya sinar mentari pagi.
Kampung Ratenggaro ini berlokasi di kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya. Waktu tepuh saya ketika berangkat pagi buta dari kampung Praijing tidak diketahui karena saya tidak lihat jam dan juga tertidur selama perjalanan.

Nikon D810 AF-S 14-24mm f2.8 || 20mm, 1/40 , f/16, ISO-80 ||
Apa yang menjadi daya tarik kampung ini sehingga kamu harus melihat dan datang sendiri ke kampung ini walau tidak ada akses infrasturktur kendaraan menuju kampung ini (saat itu 2016). Kalau buat saya pribadi kampung ini menyajikan paket kumplit. Apa saja itu? yuk lanjut



Nikon D810 AF-S 14-24mm f2.8 || 24mm, 1/125 , f/18, ISO-250||

Nikon D810 AF-S 14-24mm f2.8 || 16mm, 1/80 , f/16, ISO-125||

Nikon D810 AF-S 14-24mm f2.8 || 24mm, 1/125 , f/18, ISO-250||



Menyambut Kedadatangan

Nikon D810 AF-S 70-200mm f2.8 || 70mm, 1/640 , f/4.5, ISO-100||
