Ini Tips Menjadi Event Photographer yang Handal
Ini Tips Menjadi Event Photographer yang Handal
Seberapa penting event photographer untuk menjadi tim dokumentasi? Kenapa event photographer penting di bandingkan sebuah nyanyian band? Makanan? Panggung yang megah?
Hampir semua jawaban yang saya temui adalah dengan adanya event photographer atau event documentation, kita dapat merekam moment dalam sekejap. Hanya dengan menggunakan cahaya dan waktu, sebuah moment dapat tersimpan dengan baik yang kelak menjadi cerita dan sejarah. Dan inilah alasan yang menjadikan fotografi menjadi sebuah elemen penting untuk mendokumentasikan orang, peristiwa, perasaan baik secara historis ataupun saat ini.

Sebuah event dapat terlihat berjalan meriah dan sukses, dapat terlihat dari dokumetasi liputan secara visual melalui foto dan video. Jika foto yang ditampilkan secara visual terlihat bagus, tentunya orang yang tidak menghadiri event tersebut dapat mempercayai bahwa acara tersebut terselenggara dengan bagus. Begitupula dengan acara yang berjalan tidak mulus-mulus sekali, namun dengan adanya dokumentasi yang baik, acara tersebut dapat terlihat berjalan dengan sukses.

Mungkin saya rasa pernyataan ini dapat menjawab pertanyaan di awal paragraf. Maka itu, kita dapat melihat penting atau tidaknya suatu acara dapat dinilai dari bagaimana dokumentasinya. Bila acara yang diadakan adalah acara penting dan besar, maka pihak penyelenggara atau EO tidak segan-segan untuk menyewa fotografer yang memiliki skill dan alat yang memumpuni untuk mengabadikannya. Saya juga pernah melihat sebuah event yang hanya di dokumentasikan dengan smartphone canggih oleh kerabat dekatnya? Dan disini kita sudah dapat kesimpulannya.




Kadangkala ketika sedang memotret sebuah acara, seorang fotografer mengalami masalah “bingung”. Bingung apa yang menjadi point of interest (POI) dan komposisi, yang disebabkan oleh sulitnya menerapkan ilmu fotografi dengan kondisi yang selalu dinamis baik dari sisi komposisi hingga pencahayaan.
Sekarang, bagaimana agar bisa menjadi fotografer event yang handal untuk menciptkan foto liputan yang baik.
Event Photographer Harus Percaya Diri


Saya pernah membaca buku, bahwa orang yang pertama yang harus kita percayai adalah diri sendiri. percaya diri merupakan kunci penting untuk mengekspresikan imajinasi yang akan kita hasilkan dalam bentuk foto yang unik dan original. Latihan dan meningktakan jam terbang merupakan cara ampuh untuk menambah kepercayaan diri Anda sebagai fotografer.
Event Photographer Harus Menguasai Kamera dan Tekniknya
“It's better to prepare than to repair”.
Seorang fotografer harus memiliki kemampuan teknis dalam teori dasar fotografi untuk menciptakan hasil foto yang dikatakan berhasil. Selain itu penguasaan kamera dapat mempermudah kita dalam menyeseuiakan dalam kondisi yang selalu berubah-ubah. Kenali feature-feature yang ada di kamera. Beberapa client mungkin ada yang menolak fotografer untuk menggunakan artificial light berupa flash/blitz, Gunakan ISO yang tinggi agar foto tidak goyang atau underexposure.
Langkah-Langkah Pada Saat Menjadi Tim Event Photographer

1. Menguasai/Mengenali Venue
Fotografer harus mengetahui seluk beluk lokasi acara tersebut, dimana tempat rias, tempat kedatangan tamu VIP, tempat duduk VIP
2. Penggambilan gambar suasana acara dengan cakupan yang cukup luas
Biasanya saya menggunakan lensa 16-35mm, 17-35mm atau 14-24mm untuk mengambil suasana saat acara berlangsung.

3. Utamakan memfoto “tokoh utama” dalam event tersebut
Sebaiknya kita mengetahui orang penting yang akan menjadi bintang di acara tersebut dengan menanyakan kepada pihak EO atau penyelanggara.

4. Memotret Detail-Detail Yang Menarik


Detail foto pada saat Gala Dinner - ABRAPA Company di Sangri-La Hotel, Jakarta
Setiap acara seperti penandatangan MoU, ulang tahun, pernikahan, memiliki detail yang bermacam-macam. Detail yang di maksud adalah sebuah foto close up yang mampu menggambarkan salah satu bagian penting sebuah acara. Yang bertujuan untuk penegasan dan kedalam cerita.
5. Gunakan Teknik Creative Photography


Jangan hanya sekedar foto asal muka terang, karena saya rasa, kini semua orang dengan kamera smartphone canggih pun bisa menghasilkan foto dengan foto yang asal terang. Sebaiknya bereksperimen dengan menggunakan creative lighting ( side light, slow sync), slow shutter, siluet dan refleksi dan sebagainya sesuai dengan ide yang dimiliki. Menggunakan aperture lebar membuat foto akan terlihat lebih artistik, namun tetap harus hati-hati jangan sampai fokus objek meleset.
6. Photographer Mampu Membangun Interaksi dan Komunikasi
Interaksi dengan tamu peserta pada acara merupakan hal penting untuk kesiapan seseorang untuk di foto, sehingga tercipta hubungan yang baik antara fotografer dengan para peserta acara. Dengan adanya hubungan baik ini, para peserta akan merasa nyaman bila gambar mereka masuk ke dalam kamera kita. Mulailah menyapa sebagai ice breaking di awal. Mungkin nanti Anda menemukan ada beberapa orang yang tidak mau di foto. Karena orang tidak mau terlihat jelek di foto, jadi pastikan Anda mengambil gambar dengan tepat ketika mereka sedang makan (mengunyah).
Diperlukan ice breaking untuk memulai interaksi dan mereka akan siap untuk di foto dengan gaya terbaiknya




Semoga beberapa tips ini dapat membantu bagi para fotografer yang baru ingin memulai mecari penghidupan dari dunia fotografi. Tips ini memang masih sangat banyak kekurangannya namun dengan banyaknya jam terbang, akan membuat kemampuan dan kepekaan Anda terus meningkat, selanjutnya siap-siap Anda akan dikejar-kejar oleh EO atau penyelenggara acara karena karya Anda. Yang terakhir, pesan saya untuk para pembaca, kalau butuh fotografer liputan, jangan sungkan hubungi saya, baik itu wedding, prewedding, ulang tahun, seminar, outbound, dan lain sebagainya ya. Memang terkadang bila kita sedang berenang pasti akan terminum air. Selamat meliput!